Langkah Sederhana Membuat Artikel Ringan
Artikel disini berupa suatu kalimat yang mengandung arti, jadi artikel bisa diibaratkan adalah kumpulan kata-kata yang mempunyai nilai dan makna. Artikel tidak lain adalah untuk memudahkan anda dalam memaparkan bentuk-bentuk produk bisnis online anda yang sudah anda kemas kedalam blog bisnis anda.
Melalui artikel, anda juga bisa menceritakan kebiasaan anda, pengalaman anda dan juga melakukan aktivitas tanya jawab seputar permasalahan anda. Dalam hal mengisi blog banyak sekali, bahkan mungkin hampir seluruhnya blog didominasi oleh artikel. Seni mengisi blog dengan menggunakan Langkah Sederhana Membuat Artikel Ringan adalah sangat mudah, dan ini sudah saya survey, malahan ada orang yang mentarget untuk membuat artikel, sehari harus berjumlah minimal 20 buah artikel, wah bisa pingsan nih bagi pemula blog yang langsung dapat tekanan suruh buat artikel 20 buah sehari, he..he…
Langkah Sederhana Membuat Artikel Ringan sebenernya sangat mudah, yakni,
1) sebelum anda membuat suatu tulisan berupa artiklel, pastikan terlebih dahulu dalam pikiran anda untuk mengatakan bahwa artikel itu mudah sekali di buat.
2) perhatikan judul domain anda kurang lebih 3-5 detik saja, selanjutnya simpulkan dan berikan keleluasaan pada judul tersebut agar bisa memberikan sedikit banyak inspirasi pada anda.
3) Tuangkan semua inspirasi anda kedalam bentuk tulisan, artinya tulis saja yang ada dalam pikiran anda kedalam kertas, mesin ketik atau computer semampu anda semua.
4) Janganlah anda sesekali menghina tulisan anda sendiri, seperti wah kurang inilah atau kurang itulah, hal ini akan menyebabkan anda kehilangan semangat untuk menulis.
5) Editlah tulisan anda yang masih tidak karuan tersebut, setelah anda selesai menuangkan semua ide-ide yang ada dalam pikiran anda.
Mudahkan, menerapkan Langkah Sederhana Membuat Artikel Ringan ini, nah sekarang kalau hasilnya dalam sehari masih sedikit itu tidak menjadi masalah, yang penting anda sudah memenangkan pertarungan yaitu, ketakutan anda sendiri.
Semoga Sukses
Sabtu, 19 Juni 2010
Sabtu, 15 Mei 2010
TENTANG BUDAYA DI SEKITAR CIREBON
Kebudayaan sedekah bumi di daerah cirebon
Masyarakat pantai utara cirebon, yang terkenal dengan udang dan petisnya, bermata pencaharian utama bertani dan melaut sejak zaman dulu sudah berkembang. Dalam usaha bertani dan melaut pada sebelum islam, mereka terikat dengan agama nenek moyang, pada masa itu masyarakat semua percaya kepada dewa penguasa bumi, dewa penguasa laut, dan sebagainya. Mereka mengangapa para dewa itu sebagai sesembahan. Keyakianan atas hadirnya para dewa itu ti junjukan dengan penyajian seseaji di tempat-tempat yang mereka percaya. Dengan begitu mereka berharap terhindar dari malapetaka alam yang murka dan mendapatkan kemudahan mencapai hasil hasil usahanya.
Sedekah bumi di daerah cirebon
Sedekah bumi yang masih di lakukan di berbagai daerah menjadi ruang public untuk membagi kebersamaan atas hasil pertanian dalam 1 tahun tanam menyisihkan sedikt hasil panen dalam acara tumpengan ataw sejenisnya yang sederhana denagan antaran doa bersama semoga hasil panen berikut mandapat hasil yang melimpah, tidak ada gangguan yang berarti di dalam usaha pertanian, serta keselatan bersama dari berbagai bala/ bencana. Sebagai ritual budaya suatu daerah dengan ragam seni pertunjukan local ataupun ragam makanan yang unik dari berbagai daerah.
Upacara adapt sedekah bumi dilaksanakan pada cawu ke 4 (bulan oktober ) setiap tahunya.tradisi di laksanakan hamper di seluruh dese desa di cirebon, misalnya yang masih kuat melaksanakn tradisi ini adalah desa astana gunung jati yang termasuk kedalam kecamatan gunung jati sekarang. Sebagai pelaksanaanya adalah ki penghulu serta ki jeneng astana gunung jati berikut para keraman. Pelaksanaan adapt juga di dukung oleh para pemuka masyarakat dan tokoh agama di desa desa yang berkaitan dengan kraton cirebon, mereka di sebut prenata. Pelaksanaanya di mulai dengan membuka balong dalem yaitu mengambil ikan dari balong milik keratin di berbagai daerah (masih ada di daerah pegagan ) oleh ki penghulu dan ki jeneng atas restu si nuhun. Selanjutnya ki penghulu berama ki jeneng ngaturi pasamon( mengadakan pertemuan ) para prenatal dan para pemuka adapt lainya, dalam pasamon di tetapkan hari pelaksanaan sedekah bumi. Maka sejak di tetapkanya hari pelaksanaanya itu, di sebarkanlah secara getok tular kepada seluruh penduduk bahwa akan di adakan sedekah bumi, melalui para pemuka adat penduduk mengirimkan “gelondong pengaren-areng”.
Dari mitos cerita di ataslah maka sedekah bumi di jadikan oleh kepercayaan masyarakat untuk menyambut datngnya musim penghujan. Namun dasawarsa terakhir ini nampaknya makna dari sedekah bumi sudah bergeser dari makna awal. Selaian dari upacara ceremony rutinitas biasa sekaranng sedekah bumi menjadi daya tarik pariwisata oleh pemerintah. Terbukti dari banyaknya pengunjung yang dating setiap di adakanya sedekah bumi, yang maksud dan tujuannya pun berbeda pula, namun paling tidak tradisis ini masih tetap di pertahankan sampe sekarang.
Masyarakat pantai utara cirebon, yang terkenal dengan udang dan petisnya, bermata pencaharian utama bertani dan melaut sejak zaman dulu sudah berkembang. Dalam usaha bertani dan melaut pada sebelum islam, mereka terikat dengan agama nenek moyang, pada masa itu masyarakat semua percaya kepada dewa penguasa bumi, dewa penguasa laut, dan sebagainya. Mereka mengangapa para dewa itu sebagai sesembahan. Keyakianan atas hadirnya para dewa itu ti junjukan dengan penyajian seseaji di tempat-tempat yang mereka percaya. Dengan begitu mereka berharap terhindar dari malapetaka alam yang murka dan mendapatkan kemudahan mencapai hasil hasil usahanya.
Sedekah bumi di daerah cirebon
Sedekah bumi yang masih di lakukan di berbagai daerah menjadi ruang public untuk membagi kebersamaan atas hasil pertanian dalam 1 tahun tanam menyisihkan sedikt hasil panen dalam acara tumpengan ataw sejenisnya yang sederhana denagan antaran doa bersama semoga hasil panen berikut mandapat hasil yang melimpah, tidak ada gangguan yang berarti di dalam usaha pertanian, serta keselatan bersama dari berbagai bala/ bencana. Sebagai ritual budaya suatu daerah dengan ragam seni pertunjukan local ataupun ragam makanan yang unik dari berbagai daerah.
Upacara adapt sedekah bumi dilaksanakan pada cawu ke 4 (bulan oktober ) setiap tahunya.tradisi di laksanakan hamper di seluruh dese desa di cirebon, misalnya yang masih kuat melaksanakn tradisi ini adalah desa astana gunung jati yang termasuk kedalam kecamatan gunung jati sekarang. Sebagai pelaksanaanya adalah ki penghulu serta ki jeneng astana gunung jati berikut para keraman. Pelaksanaan adapt juga di dukung oleh para pemuka masyarakat dan tokoh agama di desa desa yang berkaitan dengan kraton cirebon, mereka di sebut prenata. Pelaksanaanya di mulai dengan membuka balong dalem yaitu mengambil ikan dari balong milik keratin di berbagai daerah (masih ada di daerah pegagan ) oleh ki penghulu dan ki jeneng atas restu si nuhun. Selanjutnya ki penghulu berama ki jeneng ngaturi pasamon( mengadakan pertemuan ) para prenatal dan para pemuka adapt lainya, dalam pasamon di tetapkan hari pelaksanaan sedekah bumi. Maka sejak di tetapkanya hari pelaksanaanya itu, di sebarkanlah secara getok tular kepada seluruh penduduk bahwa akan di adakan sedekah bumi, melalui para pemuka adat penduduk mengirimkan “gelondong pengaren-areng”.
Dari mitos cerita di ataslah maka sedekah bumi di jadikan oleh kepercayaan masyarakat untuk menyambut datngnya musim penghujan. Namun dasawarsa terakhir ini nampaknya makna dari sedekah bumi sudah bergeser dari makna awal. Selaian dari upacara ceremony rutinitas biasa sekaranng sedekah bumi menjadi daya tarik pariwisata oleh pemerintah. Terbukti dari banyaknya pengunjung yang dating setiap di adakanya sedekah bumi, yang maksud dan tujuannya pun berbeda pula, namun paling tidak tradisis ini masih tetap di pertahankan sampe sekarang.
Langganan:
Postingan (Atom)
